Kalender Liturgi 24 Jul

Kalender Liturgi 24 Jul 2020
Jumat Pekan Biasa XVI
PF S. Sharbel Makhluf, Imam

Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Yer  3:14-17
Mazmur Tanggapan: Yer 31:10.11-12ab.13
Bait Pengantar Injil: Luk 8:15
Bacaan Injil: Mat  13:18-23

Bacaan I
Yer  3:14-17
Segala bangsa akan berkumpul ke Yesusalem.

Pembacaan dari Kitab Yeremia:

Tuhan bersabda,
“Bertobatlah, hai anak-anak yang murtad, sebab Akulah tuanmu!
Aku akan mengambil kalian, seorang dari setiap kota,
dan dua orang dari setiap keluarga,
dan akan membawa kalian ke Sion.
Aku akan mengangkat bagimu
gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku.
Mereka akan menggembalakan kalian
dengan pengetahuan dan pengertian.

Apabila pada masa itu
kalian bertambah banyak dan beranak cucu di negeri ini,”
demikianlah sabda Tuhan,
“maka orang tidak lagi akan berbicara
tentang tabut perjanjian Tuhan.
Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi diingat orang.
Orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali.

Pada waktu itu Yerusalem akan disebut takhta Tuhan,
dan segala bangsa akan berkumpul ke sana,
demi nama Tuhan di Yerusalem.
Dan mereka tidak lagi akan bertingkah
menuruti kedegilan hatinya yang jahat.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Yer 31:10.11-12ab.13
R:10d
Tuhan akan menjaga kita
seperti gembala menjaga kawanannya.

*Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa,
dan beritahukanlah di tanah-tanah pesisir yang jauh,
katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel
akan menghimpunnya kembali,
dan menjaganya seperti gembala menjaga kawanan dombanya!

Sebab Tuhan telah membebaskan Yakub,
telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya.
Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion,
muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan Tuhan.

*Pada waktu itu
anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai,
orang muda dan orang-orang tua akan bergembira.
Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan,
akan menghibur dan menyukakan mereka sesudah kedukaan.

Bait Pengantar Injil
Luk 8:15
Berbahagialah orang yang menyimpan sabda Allah
dalam hati yang baik dan tulus ikhlas,
dan menghasilkan buah dalam ketekunan.

Bacaan Injil
Mat  13:18-23
Orang yang mendengarkan sabda dan mengerti, menghasilkan buah.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya,
“Dengarkanlah arti perumpamaan penabur.
Setiap orang yang mendengar sabda tentang Kerajaan Surga
dan tidak mengerti,
akan didatangi si jahat,
yang akan merampas apa yang ditaburkan dalam hatinya.
Itulah benih yang jatuh di pinggir jalan.

Benih yang ditaburkan di tanah berbatu-batu
ialah orang yang mendengar sabda itu
dan segera menerimanya dengan gembira.
Tetapi ia tidak berakar dan hanya tahan sebentar saja.
Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena sabda itu,
orang itu pun segera murtad.

Yang ditaburkan di tengah semak duri
ialah orang yang mendengar sabda itu,
lalu sabda itu terhimpit
oleh kekuatiran dunia dan tipu daya kekayaan,
sehingga tidak berbuah.

Sedangkan yang ditaburkan di tanah yang baik
ialah orang yang mendengar sabda itu dan mengerti,
dan karena itu ia berbuah,
ada yang seratus, ada yang enam puluh,
dan ada yang tiga puluh ganda.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Riwayat Orang Kudus Hari Ini : Santo Kristoforus, Martir dan Santa Kristina, Perawan dan Martir.

Jadwal Hari Ini :

Doa Malaikat Tuhan : Jam 06.00, 12.00 dan 18.00

Doa Kerahiman Illahi : Jam 15.00

Misa Harian : 06.00, 17.00 atau 18.00 (Tergantung Paroki dan Gereja tersebut)

Kalender Liturgi 23 Juli 2020

Kalender Liturgi 23 Jul 2020
Kamis Pekan Biasa XVI
PF S. Brigita, Biarawati
Warna Liturgi: Hijau


Bacaan I: Yer 2:1-3.7-8.12-13
Mazmur Tanggapan: Mzm  36:6-7ab.8-11
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25
Bacaan Injil: Mat  13:10-17

Riwayat Orang Kudus Hari Ini :

Santa Brigitta, Janda dan Santo Apolinaris, Martir (23 Jul)

Jadwal Hari Ini :

Doa Malaikat Tuhan : Jam 06.00, 12.00 dan 18.00

Doa Kerahiman Illahi : 15.00

Misa Harian : 06.00, 17.00 dan 18.00 (Tergantung Paroki dan Gereja Anda)

Lanjutan “Masuknya Hindu – Buddha ke Indonesia”

Hai semuanya!! Semoga semuanya tetap sehat dan bahagia yah! Kali ini saya mau melanjutkan artikel mengenai Hindu – Buddha di Indonesia. Enjoy!!

Proses masuknya agama Hindu dan Buddha di Indonesia :

Awal masuk nya agama Buddha di Indonesia dimulai pada Tahun 1 M melalui hubungan dagang antara Indonesia dan India. Hubungan dagang yang terjalin ini kemudian diikuti dengan melakukan hubungan dalam bidang kebudayaan. Hubungan kebudayaan yang meliputi bidang agama inilah akhirnya menjadi awal dan dikenalnya agama Buddha (sekaligus Hindu) di Indonesia.

Pengaruh masuknya agama Hindu dan Buddha di Indonesia :

1. Pengaruh dalam hal Religi :
Terjadi perubahan dalam aspek religi karena masuknya agama Hindu Buddha di Indonesia. Penduduk Indonesia awalnya memiliki kepercayaan Dinamisme dan Animisme, lalu mereka memeluk agama Hindu. Pendeta mulai dikirim dari India.

2. Perubahan dalam aspek sosial :
Agama Hindu mengenal yang namanya Sistem Kasta. Dengan ini, akan merubah struktur sosial di Indonesia. Akan ada pembagian kelas sosial membuat perlakuan yang berbeda beda terhadap tiap Kasta. Yang akan dihormati ialah yang memiliki Kasta tinggi sedangkan Kasta rendah akan di tindas.

3. Perubahan dalam hal kebudayaan dan sastra :
Agama Hindu memiliki pengaruh di bidang Kebudayaan dan Sastra. Banyak budaya dari India berkembang di Indonesia. Kitab – kitab karangan para mpu terkenal seperti Mpu Tantular adalah contoh pengaruh Hindu dan Buddha di bidang sastra.

4. Pengaruh dalam hal Pendidikan:
Dengan masuknya agama Hindu dan Buddha, muncul beberapa lembaga  pendidikan sederhana. Di sekolah tersebut, akan diajarkan tentang hal keagamaan.

Kerajaan Hindu – Buddha pernah ada di Indonesia :

1. Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Sriwijaya menjadi salah satu kemaharajaan bahari yang terbesar yang pernah ada di Pulau Sumatera. Kerjaaan ini juga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap Indonesia karena memiliki daerah kekuasaan yang sangat luas.

2. Kerjaan Majapahit
Kerajaan Majapahit sendiri adalah salah kerajaan Hindu Budha yang terakhir yang bisa menguasai Indonesia. Kerajaan ini juga dianggap sebagai salah satu kerajaan terbesar yang pernah ada di dalam sejarah Indonesia.

3. Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Mataram Kuno adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah sejak abad ke 9. Lalu kerajaan ini berpindah ke Jawa Timur kisaran abad ke 10. Kerajaan ini menyimpan banyak bukti bukti sejarah berupa prasati.

Peninggalan sejarah dari Kerajaan Hindu – Buddha di Indonesia :

1. Gapura
Gapura adalah bangunan berupa pintu gerbang. Gapura memiliki dua jenis yaitu yang beratap dan yang berdaun pintu dan ada yang menyerupai candi terbelah dua. Gapura yang beratap disebut Paduraksa dan yang terbelah dua disebut Bentar.

2. Petirtaan
Petirtaan adalah pemandian suci yang digunakan oleh kalangan istana atau bangsawan. Misalnya,  petirtaan Tirtha Empul dan Jolotundo.

3. Candi dan Stupa
Candi dan Stupa didirikan sebagi tempat pemujaan tetapi ada beberapa juga yang didirikan sebagai makam. Ada banyak peninggalan berupa candi baik yang bercorak Hindu atau Budha.

Cedera Kaki. Apa yang harus dilakukan?

Kaki Anda menopang tubuh Anda dan memungkinkan Anda untuk berjalan, berlari, dan melompat.  Tetapi seperti bagian tubuh lainnya, mereka bisa terluka atau aus.  Pelajari tentang beberapa cedera kaki yang umum dan apa yang harus Anda lakukan terhadapnya.

Dasar-Dasar Kaki *

Kaki Anda adalah seikat tulang, otot, dan jaringan ikat yang membentang dari panggul Anda, juga disebut tulang pinggul, ke pergelangan kaki dan kaki Anda.

Setiap kaki Anda memiliki empat tulang:

1. Tulang paha, yang membentang dari panggul ke lutut, adalah tulang terbesar di tubuh.

2. Patela, atau tempurung lutut, melindungi sendi lutut Anda.

3. Tibia, atau tulang kering, dan fibula menghubungkan lutut dan pergelangan kaki Anda.

Tulang-tulang terhubung satu sama lain dengan potongan-potongan jaringan fibrosa yang fleksibel yang disebut ligamen.  Potongan serupa yang disebut tendon menghubungkan otot-otot yang menggerakkan kaki Anda ke tulang.  Saat Anda melukai kaki, biasanya patah tulang atau cedera jaringan lunak seperti keseleo atau ketegangan pada tendon atau ligamen.

Patah tulang *

Patah tulang adalah patah tulang.  Ini biasanya terjadi ketika Anda jatuh, atau ketika sesuatu memukul Anda dengan keras.  Terkadang, penyakit atau melakukan gerakan yang sama untuk waktu yang lama dapat membuat tulang Anda lemah dan lebih mudah patah.

  Fraktur dapat berupa retakan sederhana pada tulang atau patah total yang meninggalkan tulang menjadi beberapa bagian.  Ada dua jenis utama patah tulang:

– Fraktur sederhana.  Tulang mungkin retak atau patah, tetapi kulitnya tidak pecah.

– Fraktur majemuk.  Juga disebut fraktur terbuka, ini adalah saat tulang yang patah memotong kulit.  Seringkali, tulang mencuat dari kulit.  Ini berbahaya karena kulit dan tulang dapat terinfeksi.

Tulang yang patah adalah keadaan darurat medis.  Dapatkan bantuan segera.

Gejala *

Terkadang, Anda bisa tahu tulangnya patah.  Terkadang kamu tidak bisa.  Tanda-tanda patah tulang mungkin termasuk:

– Nyeri
– Kaki tertekuk pada sudut yang aneh.
-Anda tidak bisa berdiri atau memberi beban pada kaki yang terluka.
– Sulit menggerakkan kaki atau menekuk lutut atau kaki.

Perawatan *

Jika dokter Anda mengira Anda mengalami patah kaki, ia akan melakukan rontgen atau menggunakan tes pencitraan serupa untuk mencari lokasi istirahat dan memeriksa seberapa parahnya.

• Sering kali, dokter Anda dapat menyatukan bagian-bagian tulang yang patah dan menahannya dengan gips yang terbuat dari plester atau plastik.  Ini menjaga Anda dari memindahkan tulang yang patah sementara potongan tumbuh kembali bersama-sama.

• Jika patah tulang sulit untuk tetap bersama atau tidak bisa diam, bagian buatan seperti sekrup atau batang logam dapat digunakan untuk menghubungkan potongan yang rusak.

• Kadang-kadang, Anda  tulang-tulang perlu ditarik untuk menjaganya agar tetap lurus.  Ini disebut traksi, dan menggunakan bobot, garis, dan katrol yang dipasang di atas tempat tidur Anda.

Pemulihan *

Butuh beberapa minggu atau bulan untuk kaki yang patah pulih sepenuhnya. Waktu yang dibutuhkan tergantung pada seberapa buruk istirahat itu dan seberapa sehat Anda. Orang yang lebih muda sembuh lebih cepat daripada mereka yang lebih tua. Kebanyakan orang menjadi lebih baik dalam 6-8 minggu.

Masuknya Agama Buddha ke Indonesia

Proses Masukknya Agama Buddha di Indonesia :
Awal mula masuknya agama Buddha di Indonesia dimulai pada Tahun 1 M melalui suatu hubungan dagang antara Indonesia dan India. Hubungan dagang yang terjalin ini kemudian diikuti dengan melakukan hubungan dalam bidang kebudayaan, seperti: system pemerintahan, social budaya, dan hubungan agama. Melalui hubungan kebudayaan yang meliputi bidang agama inilah akhirnya menjadi cikal bakal masuk dan dikenalnya agama Buddha (sekaligus agama Hindu) di Indonesia.

Dalam proses masuknya agama Buddha (sekaligus disertai dengan agama Hindu) di Indonesia, ditemukan beberapa teori pendukung sebagai pembuktiannya, yaitu:

1.       Teori Brahmana. Teori Brahmana dicetuskan oleh Van Leur. Van Leur berpendapat bahwa pihak yang berperan besar dalam proses masuknya agama Buddha (dan Hindu) di Indonesia adalah kasta / kaum Brahmana dari agama Hindu. Pendapat ini diperkuat dengan ditulisnya kitab Weda dalam Bahasa Sansekerta dimana tulisan Bahasa Sansekertahanya dipahami oleh kaum Brahmana. Van Leur berpendapat bahwasanya kaum/ kasta Brahmana ini datang ke Indonesia atas undangan para penguasa setempat yang masih menganut aliran kepercayaan animism dan dinamisme di Indonesia dengan tujuan untuk lebih mengenal tentang ajaran agama Hindu. Namun dalam perjalanannya, kebenaran teori Brahmana ini mendapat keraguan dikarenakan suatu fakta bahwa para pendeta dari kaum / kasta Brahmana mempunyai pantangan untuk menyeberangi lautan.

2.       Teori Ksatria. Teori Ksatria dicetuskan oleh C.C. Berg. Menurut C. C. Berg, pihak yang berperan besar dalam proses masuknya agama Buddha (dan Hindu) ke Indonesia adalah kaum / kasta Ksatria yang merupakan prajurit dari suatu kerajaan. Pendapat C.C. Berg diperkuat dengan suatu bukti bahwa seringnya terjadi kekacauan politik antar golongan di India pada awal abad Masehi. Kenyataan ini membuat para prajurit yang selalu terdesak akhirnya sampai pada titik jenuh atas peperangan berkepanjangan sehingga mereka meninggalkan tanah airnya. Perjalanan sebagian dari kaum / kasta Ksatria ini kemudian berakhir di Indonesia. Lalu kasta Ksatria ini berinisiatif untuk membangun tempat perlindungan kaum mereka. Seiring perjalanan waktu, kaum Ksatria ini kemudian berakulturasi dengan penduduk setempat yang telah menetap sebelum mereka. Dalam proses akulturasi inilah juga terdapat pertukaraan pengetahuan dalam bidang agama Buddha (dan Hindu) yang mendapat sambutan baik dari penduduk setempat yang kemudian semakin berkembang dari waktu ke waktu.

Namun, teori ksatria ini juga mendapat suatu keraguan atas kebenarannya dikarenakan tidak ditemukannya suatu bukti tertulis.

3.       Teori Waisya. Teori Waisya dicetuskan oleh Dr. N. J. Krom. Menurut teori Waisya, pihak yang berapan penting dalam masuknya agama Buddha (dan Hindu) di Indonesia adalah kaum / kasta Waisya yang berasal dari kaum pedagang / saudagar dari India. Pendapat ini diperkuat dengan suatu fakta bahwa kaum pedagang dari kasta waisya telah melakukan suatu hubungan dagang dengan penguasa maupun masyarakat Indonesia pada awal Masehi. Dalam proses hubungan dagang inilah diyakini turut terjadi proses masuknya bidang agama Buddha (dan Hindu) di Indonesia hingga berkembang seiring perjalanan waktu. Namun kebenaran teori Waisya ini juga mendapat suatu keraguan dengan alasan bahwa teori ini bias diterima kebenarannya apabila agama Buddha (dan Hindu) hanya berkembang di wilayah perdagangan yakni daerah pesisir pantai maupun di pusat kota.

Namun ternyata agama Buddha (dan Hindu) juga berkembang di wilayah pedalaman melalui ditemukannya beberapa prasasti.

4.       Teori Sudra. Teori Sudra berpendapat bahwa pihak yang bereperan penting dalam proses masukya agama Buddha (dan Hindu) adalah kaum / kasta Sudra yang merupakan orang – orang terbuang yang turut serta dating ke Indonesia Bersama kasta Ksatria dan kasta Waisya. Dalam teori ini dikatan bahwa kaum Sudra masuk ke Indonesia dalam jumlah yang sangat besar sehingga berdasarkan teori peluang, kaum Sudra inilah yang paling mungkin membawa masuknya agama Buddha (dan Hindu) di Indonesia.

5.       Teori Arus Balik. Teori Arus Balik dicetuskan oleh G. Coedes. Menurut teori ini, proses berkembangnya agama Buddha (dan Hindu) dikarenakan oleh bangsa Indonesia sendiri. Dimana ketika masyarakat Indonesia yang melakukan hubungan dagang dengan India, mereka juga mempelajari dan membawa agama Buddha (dan Hindu) ketika mereka di India ke Indonesia.

Agama Buddha Di Indonesia (G.1)

Renungan Katolik Senin, 25 Mei 2020

📖Renungan Kitab Suci Harian Katolik📖
Senin, 25 Mei 2020

~ KUATKANLAH HATIMU! ~

📖 Bacaan Injil : Yohanes 16:29-33

“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
(Yohanes 16:33)

📒 Renungan…✍️

Salah seorang katekis di paroki berkisah tentang perlakuan beberapa orang kepadanya. Karena ketegasannya menuruti dan mengatur hidup menggereja di komunitasnya, dia tidak disukai oleh sesama umat. Padahal dia hanya mengikuti dan menuruti kebijakan Gereja. Demi dedikasi dan pelayanannya kepada Gereja, dia tidak gentar menghadapi celaan dan ketidaksukaan sesamanya. Malah hal itu memicunya untuk selalu melayani Gereja. Sampai sekarang ini, dia setia melayani Gereja dan kehidupan menggereja di komunitasnya semakin aktif dan hidup.

Bacaan injil hari ini masih berkisah tentang pesan perpisahan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya. Dalam pesan perpisahan-Nya itu, Tuhan Yesus mengingatkan para murid tentang hidup mereka. Mereka akan tercerai berai guna mewartakan Sabda-Nya. Bahkan mereka akan mengalami penganiayan karena menyebarkan Sabda Tuhan. Namun satu hal yang pasti, Tuhan Yesus menjanjikan kekuatan dan keteguhan hati mereka. Tuhan Sendirilah yang akan meneguhkan dan menguatkan mereka dalam menghadapi aneka tantangan hidup. Hal ini mengingatkan kita untuk teguh hati dan bersabar mengahadapi aneka tantangan dalam melakukan kasih dan kebaikan Tuhan.

Tuhan selalu hadir dalam segala situasi hidup kita. Karenanya, kita mesti bersabar dan teguh hati dalam menghadapi aneka situasi hidup.

Doa :
Tuhan, aku percaya kepadaMu. Biarlah Roh Kudus menguatkan aku dalam perjuangan hidup ini. Amin.

Dasar tentang Ensiklik “Laudato Si” dari Paus kami Fransiskus

Mungkin beberapa, bahkan semua umat Katolik sedang melaksanakan doa Rosario “Laudato Si” di Bulan Mei sekaligus Bulan Maria ini. Tetapi, bagi beberapa umat masih kurang mengenal Ensiklik ini.

Ensiklik “Laudato Si” dirilis pada tahun 2015 silam. Paus Fransiskus mengajak kita untuk merenungkan tentang kerusakan rumah kita bersama, yakni Bumi kita yang kami tinggal ini. Di Ensiklik ini, kita akan mewujudkan pertobatan ekologis. Selama ini kita telah berbuat dosa dan kini Ibu Pertiwi sedang merintih mengagis terhadap kita yang menghancurkan alam semesta.

Dengan melaksanakan doa Rosario “Laudato Si” di Bulan Maria ini, kita diharapkan akan menjaga alam semesta sebaik baiknya untuk kedepannya. Serta mengajak orang untuk mewujudkan pertobatan ekologis.

Semoga kita semua sudah bertobat untuk merusak alam kita ini, dengan harapan kedepannya kita semua dapat menjaga alam dengan sebaik baiknya. Amin🙏

Bagi yang ingin berdoa Rosario “Laudato Si”. Pertama, siapkan kalung Rosario masing masing tentunya. Dan nyalakan lilin dan taruh didepan patung Bunda Maria masing masing. Kedua, sebelum mulai doa Rosario, daraskan doa singkat untuk memohon kepada Bunda Maria untuk memohon batin yang kuat selama berdoa Rosario. Ketiga, mulailah doa Rosario, Doa Rosario “Laudato Si” di tayangkan di channel youtube setiap KOMSOS atau Gereja masing masing kota, dimulai setiap hari selama bulan Maria pukul 8 malam. Keempat, setelah doa Rosario, daraskan lagi doa singkat untuk berterima kasih atas berkat batin yang kuat selama berdoa Rosario. Ini yang biasa saya lakukan untuk berdoa Rosario.

Bagi yang ingin mengunduh Ensiklik “Laudato Si” versi Terjemahan Bahasa Indonesia, bisa langsung ke website obormedia.com, lalu search Laudato Si, cari video tentang Laudato Si, lalu ada link untuk mengunduh Ensiklik terjemahan Bahasa Indonesia tersebut.

Semoga Damai, Berkat dan Kasih Kristus Bersamamu🙏

Renungan Katolik Rabu,20 Mei 2020

📖Renungan Kitab Suci Harian Katolik📖
Rabu, 20 Mei 2020
(PF. St. Bernardinus dari Siena)

BERJALAN DALAM ROH KEBENARAN!

📖 Bacaan Injil : Yohanes 16:12-15

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diriNya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarNya itulah yang akan dikatakanNya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”
(Yohanes 16:13)

📒 Renungan…✍️

Untuk mengenal seseorang dengan baik kita membutuhkan waktu.
Pengenalan yang benar terhadap seseorang akan menentukan sikap kita kepada orang tersebut. Kita bisa saja mengenal orang lain yang ada di sekitar kita karena dia memperkenalkan dirinya kepada kita atau bisa juga karena diperkenalkan oleh orang lain. Jika kita tidak benar-benar mengenal siapa yang ada di hadapan kita, maka bisa saja kita salah dalam memperlakukan dia dan bisa saja prasangka buruk timbul dalam hati kita.

Dalam bacaan Injil hari ini dijelaskan bahwa Yesus tahu keterbatasan para muridNya dalam mengenal Dia dan siapa Dia di hadapan Bapa. Untuk itulah Yesus menjanjikan Roh Kudus untuk memperjelas pengenalan mereka terhadap Dia dan yang memampukan mereka untuk memperkenalkan Yesus dan kebenaran ajaranNya ke seluruh belahan dunia. Karena Roh kudus yang akan memimpin dan memberikan bimbingan ke dalam seluruh kebenaran.

Orang Kristen mengalami kasih karunia dari Tuhan Yesus melalui Roh Kudus dan Roh Kudus itulah yang akan menopang kita dalam penderitaan dan pergumulan serta yang meyakinkan kita bahwa pengharapan akan kemuliaan itu adalah kepastian, bukan harapan kosong.

Doa :
Ya Tuhan bimbinglah kami agar selalu berjalan dalam Roh Kebenaran-Mu, amin.
Santo Bernardinus doakanlah kami, amin.

Gambar dari Renungan Katolik Rabu, 20 Mri

Perbedaan Alkitab dan Alkitab Deuterokanonika

Kali ini saya akan membahas tentang perbedaan dasar Alkitab dan Alkitab Deuterokanonika.

Sebenarnya, perbedaanya tidak jauh banyak. Seluruh Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru masih seluruhnya sama. Hanya sajalah terdapat tambahan kitab Deuterokanonika pada kitab kanonik.

Judul Kitab Deuterokanonika terdapat 9 Kitab. Yakni Tobit, Yudit, Tambahan pada Kitab Ester, Kebijaksanaan Salomo, Yesus bin Sirakh, Barukh dari Surat Nabi Yehemia, Tambahan pada kitab Daniel, Kitab Makabe yang Pertama dan Kitab Makabe yang kedua.

Alkitab biasa digunakan oleh Protestan sedangkan Alkitab Deuterokanonika digunakan oleh Katolik.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai