Review Michael Jackson’s Bad Tour Live in Wembley July 16 1988

Review Live in Wembley July 16 1988

Live in Wembley July 16 1988 merupakan film konser yang merupakan konser solo Michael Jackson yang bernama Bad World Tour. Film konser ini dirilis pada tahun 2012 serentak dengan perilisan album Bad 25 untuk merayakan tahun ke-25 sejak dirilisnya album legendaris yang mengubah industri musik yang berjudul “Bad”. Film dokumenter Bad 25 yang disutradarai oleh Spike Lee pun juga dirilis serentak. Film konser ini dirilis dalam bentuk DVD yang bisa kita dapatkan ketika membeli boxset Bad 25. Setelah sekian lama, film konser ini juga bisa dibeli hanya DVD saja, tanpa perlu membeli boxsetnya. Pada tahun 2019, setelah HBO menyiarkan dokumenter yang penuh fitnah dan kebohongan. Maka Michael Jackson Estate merilis Live in Wembley July 16 1988 dan Live in Bucharest : The Dangerous Tour.

Live in Wembley July 16 1988 berdurasi 136 menit. Michael menyanyikan 17 lagu. Berikut setlist konsernya ;
1. Wanna Be Startin’ Somethin’
2. This Place Hotel (a.k.a Heartbreak Hotel)
3. Another Part of Me
4. I Just Can’t Stop Loving You (featuring Sheryl Crow)
5. She’s Out of My Life
6. Jackson 5 Medley (I Want You Back/The Love You Save/I’ll Be There)
7. Rock With You
8. Human Nature
9. Smooth Criminal
10. Dirty Diana
11. Thriller
12. Bad Groove (Band Jam Session)
13. Workin Day and Night
14. Beat It
15. Billie Jean
16. Bad
17. Man in the Mirror
18. The Way You Make Me Feel (Bonus. Performance ini merupakan show tanggal July 15 1988)
19. I Just Can’t Stop Loving You/Bad (Bonus. Performance ini merupakan show di Yokohama September 26 1987)

Review Setlist :
Setlist Bad Tour tahun 1988 sampai 1989 yang seperti atas sudah menjadi favorit saya. Saya selalu terobsesi dengan Bad Tour. Setlist nya berisi hits dari album Jackson 5, Off The Wall, Thriller dan Bad. Wanna Be Startin’ Somethin’ merupakan pembuka yang bagus di setiap tur Michael. Dan Man In The Mirror merupakan penutup yang bagus di setiap tur Michael (Kecuali di HIStory Tour penutup diubah menjadi lagu ‘History’). Di tur tanggal 16 Juli ini Michael tidak perform lagu The Way You Make Me Feel karena tur dimulai lebih lambat dari waktu seharusnya dkarenakan Michael mengadakan private meeting dengan Prince Diana. Dan juga seharusnya Michael menghapuskan lagu Dirty Diana karena takut menyinggung Prince Diana. Tetapi malah Prince Diana bertanya ke Michael “Apakah kamu akan perform lagu Dirty Diana malam ini?” Michael menjawab dengan malu “Tidak, saya menghapuskan nya dari setlist malam ini” Prince Diana menjawab kembali “Oh, kenapa tidak? Dirty Diana adalah lagu favorit saya dari album Bad!”. Lalu, setelah itu Michael kembali menaruh lagu Dirty Diana di setlist malam itu.

Review Vokal :
Vokal di Bad Tour sangat bagus dan masih sangat enerjik. Menurut pendengaran saya, saya tidak mendengarkan lip sync di Bad Tour. Sama sekali tidak. Jika Dangerous Tour ada satu atau dua lagu yang di lip sync menurut saya. Dan lagu yang diperform di HIStory Tour banyak yang lip sync. Michael masih sangat enerjik dan super power sebelum “Tuduhan Palsu 1993”. Namun saya senang dengan performance Michael sepanjang hidupnya.

Review Kualitas gambar :
Untuk kualitas gambar mungkin masih kualitas seperti VHS yang di restorasi. Karena memang Michael Jackson Estate mengambil keseluruhan tur ini dari arsipan VHS pribadinya Michael. Estate mengabarkan bahwa satu satunya sumber keseluruhan tur Live in Wembley July 16 1988 hanya dari VHS pribadi Michael. Mereka tidak menemukannya hanya dari situ. Maka bisa dimaklumkan dan seharusnya kita bersyukur masih bisa menonton konser tahun 1988. Namun, ada juga loh dua lagu yang direkam dengan kualitas tinggi. Klip kualitas tinggi lagu “Another Part of Me” ada di video klip lagu itu sendiri di youtube Michael Jackson da nada juga di dokumenter Bad 25. Klip kualitas tinggi lagu “Man in the Mirror”ada di salah satu film kumpulan video klip Michael Jackson Moonwalker. Klip Man in the Mirror ditampilkan di awal film. Kedua lagu tersebut memang direkam dengan kamera khusus.

Yang lain-lain :
Hampir seluruh dari konser Live in Wembley July 16 1988 ini tak ada kecacatan. Bagaikan nyaris sempurna. Hanya saja kurang lama. Saya bisa duduk di depan layar selama satu tahun hanya melihat Michael Jackson nyanyi dan menari. Taka da tandingan dengan artis pop lainnya. Tak ada. Oh ya, saya suka penampilan Greg Philliganes sebagai keyboardist. Dan juga all time favourite Jennifer Batten sebagai rock guitarist. EPIC!

Dan juga saya bersama teman teman saya yang juga seorang fans sedang mencoba untuk restorasi film konser ini hingga hasilnya layak dinikmati semua fans maupun yang non fans.

Saya kasih 9/10 untuk Live in Wembley July 16 1988 a.k.a Michael Jackson’s Bad Tour 1988 Live in Wembley

Bacaan Liturgi 19 November 2020

Kalender Liturgi 19 Nov 2020
Kamis Pekan Biasa XXXIII
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Why 5:1-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b
Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8ab
Bacaan Injil: Luk 19:41-44

Bacaan I
Why 5:1-10
Anak Domba telah disembelih
dan dengan darah-Nya telah menebus kita dari segala bangsa.

Pembacaan dari Kitab Wahyu:

Aku, Yohanes, melihat seorang yang duduk di atas takhta di surga;
dengan tangan kanan Dia memegang sebuah gulungan kitab.
Kitab itu ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya
dan dimeterai dengan tujuh meterai.
Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah,
yang berseru dengan suara nyaring, katanya,
“Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu
dan membuka meterai-meterainya?”
Tetapi tak ada seorang pun yang di surga atau di bumi atau yang di bawah bumi
yang dapat membuka gulungan kitab itu
atau melihat sebelah dalamnya.
Maka menangislah aku dengan amat sedihnya,
karena tidak seorang pun dianggap layak
untuk membuka gulungan kitab itu
ataupun melihat sebelah dalamnya.

Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku,
“Jangan menangis!
Sesungguhnya singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud,
telah menang.
Dialah yang dapat membuka gulungan kitab itu
dan membuka ketujuh meterainya.”

Maka aku melihat
seekor Anak Domba berdiri di tengah-tengah takhta
dan di tengah-tengah keempat makhluk serta orang tua-tua itu.
Anak Domba itu kelihatan seperti telah disembelih.
Ia bertanduk tujuh dan bermata tujuh.
Itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
Lalu datanglah Anak Domba itu
dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia
yang duduk di atas takhta itu.
Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu,
tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat orang tua-tua
di hadapan Anak Domba.
Mereka masing-masing memegang sebuah kecapi,
dan sebuah cawan emas penuh dengan kemenyan.
Itulah doa orang-orang kudus.
Dan mereka menyanyikan suatu lagu baru katanya,
“Layaklah Engkau menerima gulungan kitab
dan membuka ketujuh meterainya.
Sebab Engkau telah disembelih,
dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.
Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan,
dan menjadi imam-imam bagi Allah kita,
dan mereka sebagai raja akan memerintah di bumi.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b
R:Why 5:10
Tuhan, Engkau telah membuat kami menjadi raja dan imam.

*Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru!
Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh!
Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya,
biarlah Sion bersorak-sorak atas raja mereka!

*Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian,
biarlah mereka bermazmur kepada-Nya
dengan rebana dan kecapi!
Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,
Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.

*Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan,
biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur!
Biarlah pujian pengagungan Allah
ada dalam kerongkongan mereka;
itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

Bait Pengantar Injil
Mzm 95:8ab
Hari ini janganlah bertegar hati,,
tetapi dengarkanlah suara Tuhan.

Bacaan Injil
Luk 19:41-44
Andaikan engkau tahu apa yang perlu untuk damai sejahteramu!

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Pada waktu itu,
ketika Yesus mendekati Yerusalem dan melihat kota itu,
Ia menangisinya, kata-Nya,
“Wahai Yerusalem, alangkah baiknya
andaikan pada hari ini juga engkau mengerti
apa yang perlu untuk damai sejahteramu!
Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.

Sebab akan datang harinya,
musuhmu mengelilingi engkau dengan kubu,
lalu mengepung dan menghimpit engkau dari segala jurusan.
Dan mereka akan membinasakan dikau beserta semua pendudukmu.
Tembokmu akan dirobohkan
dan tiada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain.
Sebab engkau tidak mengetahui saat Allah melawati engkau.”

Demikanlah sabda Tuhan.

Bacaan Liturgi 18 November 2020

Kalender Liturgi 18 Nov 2020
Rabu Pekan Biasa XXXIII
PF Gereja Basilik S. Petrus dan Paulus, Rasul
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Why 4:1-11
Mazmur Tanggapan: Mzm 150:1-2.3-4.5-6
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16
Bacaan Injil: Luk 19:11-28

Bacaan I
Why 4:1-11
Kuduslah Tuhan Allah yang mahakuasa,
yang selalu ada, dulu, kini dan kelak.

Pembacaan dari Kitab Wahyu:

Aku, Yohanes, melihat:
Sungguh, sebuah pintu terbuka di surga
dan suara yang dahulu yang pernah kudengar,
berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya,
“Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu
apa yang harus terjadi sesudah ini.”
Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah,
sebuah takhta terdiri di surga,
dan di takhta itu duduk Seseorang.

Dan Dia yang duduk di takhta itu
nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis.
Dan suatu pelangi melingkungi takhta itu, gilang-gemilang,
bagaikan zamrud rupanya.
Di sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta,
dan di atasnya duduk dua puluh empat tua-tua
yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.
Dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh menderu,
dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu:
itulah ketujuh Roh Allah.

Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal;
di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya
ada empat makhluk penuh dengan mata
di sebelah muka dan di sebelah belakang.
Adapun makhluk yang pertama seperti singa,
dan makhluk yang kedua seperti anak lembu,
makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia,
sedang makhluk yang keempat
seperti burung nasar yang sedang terbang.

Keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam,
sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata,
dan tanpa henti-hentinya mereka berseru siang dan malam,
“Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah yang mahakuasa,
yang selalu ada, dulu, kini dan kelak.”
Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian,
dan hormat,
dan ucapan syukur kepada Dia yang duduk di atas takhta itu
dan yang hidup sampai selama-lamanya,
maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu
di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu
dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya.
Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu,
sambil berkata,
“Ya Tuhan dan Allah kami,
Engkau layak menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.
Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu.
Dan karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 150:1-2.3-4.5-6
R:Why 4:8b
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah yang mahakuasa.

*Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya!
Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!
Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya!
Pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!

*Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala,
pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!
Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,
pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,
pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!
Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan.

Bait Pengantar Injil
Yoh 15:16
Aku telah menetapkan kalian supaya kalian pergi
dan menghasilkan buah yang takkan binasa, sabda Tuhan.

Bacaan Injil
Luk 19:11-28
Mengapa uangku tidak kau berikan kepada orang yang menjalankan uang?

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Pada waktu Yesus sudah dekat Yerusalem,
orang menyangka bahwa Kerajaan Allah akan segera nampak.
Maka Yesus berkata,
“Ada seorang bangsawan berangkat ke negeri yang jauh
untuk dinobatkan menjadi raja.
Sesudah itu baru ia akan kembali.
Maka ia memanggil sepuluh orang hambanya,
dan memberikan mereka sepuluh mina katanya,
‘Pakailah ini untuk berdagang sampai aku kembali.’

Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia,
lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan,
‘Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.’
Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah dinobatkan menjadi raja,
ia menyuruh memanggil hamba-hambanya,
yang telah diberinya uang itu,
untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.
Orang yang pertama datang dan berkata,
‘Tuan, mina Tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.’
Katanya kepada hamba itu,
‘Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik.
Engkau telah setia dalam perkara kecil,
karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.’
Datanglah yang kedua dan berkata,
‘Tuan, mina Tuan telah menghasilkan lima mina.’
Katanya kepada orang kedua itu,
‘Dan engkau, kuasailah lima kota.’
Dan hamba yang ketiga datang dan berkata,
‘Tuan, inilah mina Tuan,
aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.
Sebab aku takut akan Tuan, karena Tuan adalah manusia yang keras.
Tuan mengambil apa yang tidak pernah Tuan taruh,
dan Tuan menuai apa yang tidak Tuan tabur.’
Kata bangsawan itu, ‘Hai hamba yang jahat!
Aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri.
Engkau sudah tahu, aku ini orang yang keras.
Aku mengambil apa yang tidak pernah kutaruh
dan menuai apa yang tidak kutabur.
Jika demikian mengapa uangku tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang?
Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.’
Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ,
‘Ambillah mina yang satu itu
dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh mina itu.’
Kata mereka kepadanya, ‘Tuan, ia sudah mempunyai sepuluh mina.’
Ia menjawab, ‘Aku berkata kepadamu,
setiap orang yang mempunyai, ia akan diberi;
tetapi siapa yang tidak mempunyai, daripadanya akan diambil,
juga apa yang ada padanya.
Akan tetapi semua seteruku ini,
yang tidak suka aku menjadi rajanya,
bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku’.”

Setelah mengatakan semuanya itu
Yesus mendahului mereka dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.

Demikianlah Injil Tuhan.

Bacaan Liturgi 16 November 2020

Kalender Liturgi 16 Nov 2020
Senin Pekan Biasa XXXIII
PF S. Gertrudis, Perawan PF S. Margareta dari Skotlandia
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Why 1:1-4;2:1-5a
Mazmur Tanggapan: Mzm 1:1-4b
Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12
Bacaan Injil: Luk 18:35-43

Bacaan I
Why 1:1-4;2:1-5a
Sadarilah, betapa dalamnya engkau telah jatuh, dan bertobatlah!

Pembacaan dari Kitab Wahyu:

Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya,
supaya Ia menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya
apa  yang akan segera harus terjadi.
Maka Ia mengutus malaikat-Nya
untuk menyatakan semuanya kepada Yohanes, hamba-Nya.
Yohanes telah memberi kesaksian tentang sabda Allah
dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus,
yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.
Berbahagialah orang yang membacakan dan mendengarkan kata-kata nubuat ini,
dan yang menuruti apa yang tertulis di dalamnya,
sebab waktunya sudah dekat.

Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat di Asia Kecil:
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Dia yang ada
kini, dulu dan yang akan datang,
dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,
dan dari Yesus Kristus,
menyertai kalian.

Tuhan bersabda kepadaku,
“Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus:
Yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya
dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas, Dia bersabda:
Aku tahu segala pekerjaanmu,
baik jerih payah maupun ketekunanmu.
Aku tahu, bahwa engkau tidak sabar terhadap orang-orang jahat.
Engkau telah menguji orang-orang yang menyebut diri rasul,
padahal mereka buka rasul.
Engkau telah mendapati bahwa mereka pendusta.
Engkau tetap tabah dan sabar.
Engkau menderita oleh demi nama-Ku dan tidak mengenal lelah.

Namun demikian Aku mencela engkau,
karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.
Sebab itu sadarilah, betapa dalamnya engkau telah jatuh!
Bertobatlah dan lakukanlah apa yang kaulakukan semula.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 1:1-4b
R:Why 2:7b
Barangsiapa menang,
akan Kuberi makan buah pohon kehidupan.

*Berbahagialah orang
yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,
dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh;
tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan,
dan siang malam merenungkannya.

*Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buah pada musimnya,
dan tak pernah layu;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.

*Bukan demikianlah orang-orang fasik:
mereka seperti sekam yang ditiup angin.
Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar,
tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Bait Pengantar Injil
Yoh 8:12
Akulah terang dunia.
Barangsiapa mengikuti Aku, ia akan mempunyai terang hidup.

Bacaan Injil
Luk 18:35-43
Apa yang kau inginkan Kuperbuat bagimu?
Tuhan, semoga aku melihat.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Ketika Yesus hampir tiba di Yerikho,
ada seorang buta duduk di pinggir jalan dan mengemis.
Karena mendengar orang banyak lewat, ia bertanya,
“Ada apa itu?”
Kata orang kepadanya, “Yesus, orang Nazaret, sedang lewat.”

Maka si buta itu berseru, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”
Orang-orang yang berjalan di depan menyuruh dia diam.
Tetapi semakin kuat ia berseru,
“Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”

Maka Yesus pun berhenti
dan menyuruh orang mengantar dia kepada-Nya.
Ketika si buta itu sudah dekat, Yesus bertanya kepadanya,
“Apa yang kauinginkan Kuperbuat bagimu?”
Jawab orang itu, “Tuhan, semoga aku melihat!”

Maka Yesus berkata,
“Melihatlah, imanmu telah menyelamatkan dikau!”
Pada saat itu juga ia melihat,
lalu mengikuti Yesus sambil memuliakan Allah.
Seluruh rakyat menyaksikan peristiwa itu dan memuji-muji Allah.

Demikianlah Injil Tuhan.

Bacaan Liturgi 15 November 2020

Kalender Liturgi 15 Nov 2020
Minggu Pekan Biasa XXXIII
PF S. Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: Ams 31:10-13.19-20.30-31
Mazmur Tanggapan: Mzm 128:1-2.3.4-5
Bacaan II: 1Tes 5:1-6
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:4a.5b
Bacaan Injil: Mat 25:14-30

Bacaan I
Ams 31:10-13.19-20.30-31
Ia senang bekerja dengan tangannya.

Pembacaan dari Kitab Amsal:

Isteri yang cakap, siapakah akan mendapatkannya?
Ia lebih berharga daripada permata.
Hati suaminya percaya kepadanya,
suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.
Isteri yang cakap berbuat baik kepada suaminya,
dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.
Ia mencari bulu domba dan rami,
dan senang bekerja dengan tangannya.
Tangannya ditaruhnya pada jentera,
jari-jemarinya memegang alat pemintal.
Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas,
mengulurkan tangannya kepada yang miskin.
Kemolekan adalah bohong,
dan kecantikan adalah sia-sia;
tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji.
Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya,
biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 128:1-2.3.4-5
R:1a
Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan.

*Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan,
yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
Apabila engkau menikmati hasil jerih payahmu,
berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

*Isterimu akan menjadi laksana pohon anggur subur
di dalam rumahmu;
anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun
di sekeliling mejamu!

*Sungguh, demikianlah akan diberkati Tuhan
orang laki-laki yang takwa hidupnya.
Kiranya Tuhan memberkati engkau dari Sion:
boleh melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu.

Bacaan II
1Tes 5:1-6
Jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Tesalonika:

Saudara-saudara,
tentang zaman dan masa kedatangan Tuhan
tidak perlu dituliskan kepadamu,
karena kamu sendiri tahu benar-benar,
bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri di waktu malam.
Apabila mereka mengatakan bahwa semuanya damai dan aman,
maka tiba-tiba kebinasaan menimpa mereka
seperti seorang perempuan hamil ditimpa oleh sakit bersalin.
Pasti mereka takkan luput!
Tetapi, Saudara-saudara,
kamu tidak hidup dalam kegelapan,
sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang.
Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
Sebab itu janganlah kita tidur seperti orang-orang lain,
tetapi berjaga-jaga dan sadarlah!

Demikianlah sabda Tuhan.

Bait Pengantar Injil
Yoh 15:4a.5b
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu, sabda Tuhan.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia,
ia berbuah banyak.

Bacaan Injil
Mat 25:14-30
Karena engkau setia memikul tanggungjawab dalam perkara kecil,
masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Pada suatu hari
Yesus mengemukakan perumpamaan berikut
kepada murid-murid-Nya,
“Hal Kerajaan Surga itu
seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri,
yang memanggil hamba-hambanya
dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Yang seorang diberinya lima talenta,
yang seorang lagi dua, dan seorang yang lain lagi satu,
masing-masing menurut kesanggupannya.
Lalu ia berangkat.

Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu.
Ia menjalankan uang itu dan memperoleh laba lima talenta.
Hamba yang menerima dua talenta pun berbuat demikian,
dan mendapat laba dua talenta.
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi
dan menggali lubang di tanah,
lalu menyembunyikan uang tuannya.

Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu,
lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Hamba yang menerima lima talenta itu datang
dan membawa laba lima talenta.
Ia berkata, ‘Tuan, lima talenta Tuan percayakan kepadaku.
Lihat, aku telah memperoleh laba lima talenta!’
Maka kata tuannya kepadanya,
‘Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik dan setia!
Karena engkau telah setia
memikul tanggungjawab dalam perkara kecil,
maka aku akan memberikan kepadamu
tanggungjawab dalam perkara yang besar.
Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.’

Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta, katanya,
‘Tuan, dua talenta Tuan percayakan kepadaku.
Lihat, aku telah mendapat laba dua talenta!’
Maka kata tuan itu kepadanya,
‘Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik dan setia!
Karena engkau telah setia
memikul tanggungjawab dalam perkara yang kecil,
maka aku akan memberikan kepadamu
tanggungjawab dalam perkara yang besar.
Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.’

Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu
dan berkata,
‘Tuan, aku tahu bahwa Tuan adalah manusia kejam,
yang menuai di tempat Tuan tidak menabur,
dan memungut di tempat Tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut
dan pergi menyembunyikan talenta Tuan itu di dalam tanah.
Ini, terimalah milik Tuan!’
Maka jawab tuannya itu,
‘Hai engkau, hamba yang jahat dan malas!
Engkau tahu bahwa aku menuai di tempat aku tidak menabur,
dan memungut di tempat aku tidak menanam.
Seharusnya
uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang,
supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya
dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
Karena setiap orang yang mempunyai,
akan diberi sampai ia berkelimpahan.
Tetapi siapa yang tidak mempunyai,
apa pun yang ada padanya akan diambil.
Dan buanglah hamba yang tidak berguna itu
ke dalam kegelapan yang paling gelap.
Di sana akan ada ratap dan kertak gigi.”

Demikianlah Injil Tuhan.

ATAU BACAAN SINGKAT:
Mat 25:14-15.19-21

Karena engkau setia memikul tanggungjawab dalam perkara kecil,
masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Pada suatu hari
Yesus mengemukakan perumpamaan berikut
kepada murid-murid-Nya,
“Hal Kerajaan Surga itu
seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri,
yang memanggil hamba-hambanya
dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Yang seorang diberinya lima talenta,
yang seorang lagi dua,
dan seorang yang lain lagi satu,
masing-masing menurut kesanggupannya.
Lalu ia berangkat.

Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu,
lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Hamba yang menerima lima talenta itu datang
dan membawa laba lima talenta.
Ia berkata, ‘Tuan, lima talenta Tuan percayakan kepadaku.
Lihat, aku telah memperoleh laba lima talenta’.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Bacaan Liturgi 14 November 2020

Kalender Liturgi 14 Nov 2020
Sabtu Pekan Biasa XXXII
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 3Yoh 1:5-8
Mazmur Tanggapan: Mzm 112:1-2.3-4.5-6
Bait Pengantar Injil: 2Tes 2:14
Bacaan Injil: Luk 18:1-8

Bacaan I
3Yoh 1:5-8
Kita wajib menerima para pelayan jemaat,
agar kita boleh mengambil bagian dalam karya mereka untuk kebenaran.

Pembacaan dari Surat Ketiga Rasul Yohanes:

Saudaraku terkasih,
engkau bertindak sebagai orang beriman,
ketika engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara,
sekalipun mereka orang asing.
Mereka telah memberi kesaksian di hadapan jemaat tentang kasihmu.
Baik benar perbuatanmu,
ketika menolong mereka dalam perjalanan mereka,
dengan suatu cara yang berkenan kepada Allah.
Sebab demi nama Allah, mereka telah berangkat
tanpa mau menerima sesuatu pun
dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.
Kita wajib menerima orang-orang yang demikian,
supaya kita boleh mengambil bagian
dalam karya mereka untuk kebenaran.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 112:1-2.3-4.5-6
R:1a
Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan.

*Berbahagialah orang yang takwa pada Tuhan,
yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Anak cucunya akan perkasa di bumi;
keturunan orang benar akan diberkati.

*Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya,
kebajikannya tetap dikenang selamanya.
Bagi orang benar ia bercahaya laksana lampu di dalam gelap
ia pengasih dan penyayang serta berlaku adil.

*Orang baik menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman,
ia melakukan urusan dengan semestinya.
Orang jujur tidak pernah goyah;
ia akan dikenang selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil
2Tes 2:14
Allah memanggil kita
agar kita memperoleh kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.

Bacaan Injil
Luk 18:1-8
Bukankah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya
yang berseru kepada-Nya?

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Pada suatu ketika
Yesus menceriterakan suatu perumpamaan kepada murid-murid-Nya
untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa
dengan tidak jemu-jemunya.
Ia berkata,
“Di suatu kota ada seorang hakim
yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati siapa pun.
Di kota itu ada pula seorang janda
yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata,
‘Belalah hakku terhadap lawanku.’

Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak.
Tetapi ia kemudian berkata dalam hatinya,
‘Walaupun aku tidak takut akan Allah
dan tidak menghormati siapa pun,
namun karena janda ini menyusahkan daku,
baiklah aku membenarkan dia,
supaya jangan terus menerus datang dan akhirnya menyerang aku.”

Lalu Yesus berkata,
“Camkanlah perkataan hakim yang lalim itu!
Bukankah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya,
yang siang malam berseru kepada-Nya?
Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
Aku berkata kepadamu, ‘Ia akan segera menolong mereka.’
Akan tetapi jika Anak Manusia datang,
adakah Ia menemukan iman di bumi ini?”

Demikianlah Injil Tuhan.

Bacaan Liturgi 12 November 2020

Kalender Liturgi 12 Nov 2020
Kamis Pekan Biasa XXXII
PW S. Yosafat, Uskup dan Martir
Warna Liturgi: Merah
Bacaan I: Flm 1:7-20
Mazmur Tanggapan: Mzm 146:7.8-9a.9bc-10
Bait Pengantar Injil: Yoh 15:5
Bacaan Injil: Luk 17:20-25

Bacaan I
Flm 1:7-20
Terimalah dia kembali, bukan lagi sebagai budak,
melainkan sebagai saudara terkasih.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Filemon:

Saudara terkasih,
aku sudah memperoleh kegembiraan besar dan kekuatan
karena kasihmu,
sebab engkau telah menghibur hati orang-orang kudus.

Karena itu
sekalipun dalam Kristus aku bebas memerintahkan kepadamu
apa yang harus engkau lakukan,
namun mengingat kasihmu itu lebih baik aku memintanya dari padamu.
Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua,
dan kini dipenjarakan demi Kristus Yesus,
mengajukan permintaan kepadamu
mengenai anak yang kudapat selagi aku dalam penjara,
yakni Onesimus.
Dahulu dia memang tidak berguna bagimu
tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku.
Dia, buah hatiku itu, kusuruh kembali kepadamu.
Sebenarnya aku mau menahan dia di sini
sebagai gantimu untuk melayani aku
selama aku dipenjarakan karena Injil,
tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu,
supaya yang baik itu kaulakukan,
bukan karena terpaksa, melainkan dengan sukarela.

Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak daripadamu,
supaya engkau dapat menerimanya untuk selamanya,
bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari itu,
yaitu sebagai saudara terkasih.
Bagiku ia sudah saudara, apalagi bagimu,
baik secara manusiawi maupun di dalam Tuhan.
Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman,
terimalah dia seperti aku sendiri.
Dan kalau dia sudah merugikan dikau ataupun berhutang padamu,
tanggungkanlah semuanya itu kepadaku.
Aku Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri:
Aku akan membayarnya, untuk tidak mengatakan
“Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!”
karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri.
Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan:
Hiburlah hatiku di dalam Kristus.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 146:7.8-9a.9bc-10
R:5a
Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong.

*Dialah yang menegakkan keadilan bagi orang-orang yang diperas,
dan memberi roti kepada orang-orang yang lapar.
Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung,

*Tuhan membuka mata orang buta,
Tuhan menegakkan orang yang tertunduk,
Tuhan mengasihi orang-orang benar.
Tuhan menjaga orang-orang asing.

*Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali,
tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Tuhan itu Raja untuk selama-lamanya,
Allahmu, ya Sion, turun-temurun!

Bait Pengantar Injil
Yoh 15:5
Akulah pokok anggur, kalian ranting-rantingnya, sabda Tuhan.
Tinggallah beserta-Ku, maka Aku tinggal besertamu,
dan kalian akan berbuah banyak.

Bacaan Injil
Luk 17:20-25
Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengahmu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Sekali peristiwa orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus,
kapan Kerajaan Allah datang.
Yesus menjawab,
“Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah.
Tidak dapat dikatakan,
“Lihat, ia ada di sini’ atau ‘ia ada di sana.’
Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah sudah ada di di tengah-tengahmu.”

Yesus berkata kepada para murid,
“Akan datang waktunya
kalian ingin melihat salah satu hari Anak Manusia itu.
Tetapi kalian tidak akan melihatnya.
Orang akan berkata kepadamu,
‘Lihat dia ada di sana!
Lihat dia ada di sini! ‘
Tetapi jangan kalian pergi ke situ, jangan kalian ikut.
Sebab seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu
ke ujung langit yang lain,
demikian pulalah halnya Anak Manusia,
pada hari kedatangan-Nya kelak.

Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu
dan ditolak oleh angkatan ini.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Bacaan Liturgi 11 November 2020

Kalender Liturgi 11 Nov 2020
Rabu Pekan Biasa XXXII
PW S. Martinus dr Tours, Uskup
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Tit 3:1-7
Mazmur Tanggapan: Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6
Bait Pengantar Injil: 1Tes 5:18
Bacaan Injil: Luk 17:11-19

Bacaan I
Tit 3:1-7
Dahulu kita sesat, tetapi berkat rakhmat-Nya, kita diselamatkan.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Titus:

Saudara terkasih,
Ingatkanlah semua orang
agar tunduk pada pemerintah dan para penguasa.
Hendaklah mereka taat
dan siap sedia melakukan setiap pekerjaan yang baik.
Janganlah mereka memfitnah atau bertengkar.
Hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut
terhadap semua orang.
Sebab dahulu kita juga hidup dalam kejahilan:
tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan,
hidup dalam kejahatan dan kedengkian,
keji, saling membenci.

Tetapi ketika telah nyatalah
kerahiman dan kasih Allah serta Juruselamat kita,
kepada manusia
maka kita diselamatkan oleh-Nya.
Hal itu terjadi
bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan,
melainkan karena rahmat-Nya
berkat permandian kelahiran kembali
dan berkat pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita
lantaran Yesus Kristus, Juruselamat kita.
Dengan demikian
kita sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya,
berhak menerima hidup yang kekal sesuai dengan pengharapan kita.

Demikanlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6
R:1
Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan.

*Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan.
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang,
dan menyegarkan jiwaku.

*Ia menuntun aku di jalan yang lurus
demi nama-Nya yang kudus.
Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.
Tongkat gembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.

*Engkau menyediakan hidangan bagiku,
di hadapan segala lawanku.
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,
pialaku penuh berlimpah.

*Kerelaan dan kemurahan-Mu mengiringi aku
seumur hidupku.
Aku akan diam di dalam rumah Tuhan
sepanjang masa.

Bait Pengantar Injil
1Tes 5:18
Hendaklah kalian mengucap syukur dalam segala hal,
sebab itulah yang dikehendaki Allah bagi kalian.

Bacaan Injil
Luk 17:11-19
Tidak adakah yang kembali untuk memuliakan Allah
selain orang asing itu?

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem,
Yesus menyusur perkotaan Samaria dan Galilea.
Ketika Ia memasuki suatu desa
datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia.
Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak, 
“Yesus, Guru, kasihanilah kami!”
Yesus lalu memandang mereka dan berkata,
“Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam.”
Dan sementara dalam perjalanan mereka menjadi tahir.

Seorang di antara mereka,
ketika melihat bahwa dirinya telah sembuh,
kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,
lalu tersungkur di depan kaki Yesus
dan mengucap syukur kepada-Nya.
Orang itu seorang Samaria.

Lalu Yesus berkata,
“Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir?
Di manakah yang sembilan orang tadi?
Tidak adakah di antara mereka
yang kembali untuk memuliakan Allah
selain orang asing ini?”

Lalu Ia berkata kepada orang itu,
“Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan dikau.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Bacaan Liturgi 09 November 2020

Kalender Liturgi 09 Nov 2020
Senin Pekan Biasa XXXII
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: Yeh 47:1-2.8-9.12
Mazmur Tanggapan: Mzm 46:2-3.5-6.8-9
Bacaan II: 1Kor 3:9b-11.16-17
Bait Pengantar Injil: 2Taw 7:16
Bacaan Injil: Yoh 2:13-22

Bacaan I
Yeh 47:1-2.8-9.12
Aku melihat air mengalir dari dalam Bait Suci;
ke mana saja air itu mengalir, semua yang ada di sana hidup.

Pembacaan dari Nubuat Yehezkiel:

Sekali peristiwa
aku dibawa malaikat Tuhan ke pintu Bait Suci,
dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu,
mengalir menuju ke timur;
sebab Bait Suci itu juga menghadap ke timur.
Air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci,
sebelah selatan mezbah.
Lalu malaikat itu menuntun aku ke luar
melalui pintu gerbang utara,
dan dibawanya aku berkeliling dari luar
menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur.
Sungguh, air itu membual dari sebelah selatan.

Lalu malaikat itu berkata kepadaku,
“Sungai ini mengalir menuju wilayah timur,
menurun ke Araba-Yordan,
dan bermuara di Laut Asin;
maka air yang mengandung banyak garam itu menjadi tawar.
Ke mana saja sungai itu mengalir,
segala makhluk yang berkeriapan di dalamnya akan hidup.
Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak,
sebab ke mana saja air itu sampai,
air laut di situ menjadi tawar,
dan ke mana saja sungai itu mengalir,
semuanya di sana hidup.

Pada kedua tepi sungai itu
tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan,
yang daunnya tidak pernah layu,
dan buahnya tidak habis-habis.
Tiap bulan ada lagi buahnya yang baru,
sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus.
Buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat.”

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 46:2-3.5-6.8-9
R:5
Kota Allah yang Mahatinggi,
disukakan oleh aliran sungai.

*Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan,
sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah,
sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut.

*Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi,
disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai.
Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang;
Allah akan menolongnya menjelang pagi.

*Tuhan semesta alam menyertai kita,
kota benteng kita ialah Allah Yakub.
Pergilah, pandanglah pekerjaan Tuhan,
yang mengadakan pemusnahan di bumi.

Bacaan II
1Kor 3:9b-11.16-17
Kamu adalah tempat kediaman Allah.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Saudara-saudara,
kamu adalah ladang Allah dan bangunan-Nya.
Sesuai dengan kasih karunia Allah
yang dianugerahkan kepadaku,
aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap
telah meletakkan dasar,
dan orang lain membangun terus di atasnya.
Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan,
bagaimana ia harus membangun di atas dasar itu.
Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain
daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
Tidak tahukah kamu,
bahwa kamu adalah bait Allah,
dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
Jika ada orang yang membinasakan bait Allah,
maka Allah akan membinasakan dia.
Sebab bait Allah adalah kudus
dan bait Allah itu ialah kamu.

Demikianlah sabda Tuhan.

Bait Pengantar Injil
2Taw 7:16
Telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini,
supaya nama-Ku tinggal di sini untuk selama-lamanya.

Bacaan Injil
Yoh 2:13-22
Bait Allah yang dimaksudkan Yesus ialah tubuh-Nya sendiri.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Ketika sudah dekat hari raya Paskah orang Yahudi,
Yesus berangkat ke Yerusalem.
Dalam Bait Suci didapati-Nya
pedagang-pedagang lembu, kambing-domba dan merpati,
dan penukar-penukar uang duduk di situ.
Maka Yesus membuat cambuk dari tali
lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci
dengan semua kambing-domba dan lembu mereka;
uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah,
dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.
Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata,
“Ambil semuanya ini dari sini,
jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan!”
Maka teringatlah murid-murid Yesus bahwa ada tertulis,
“Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

Tetapi orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya,
“Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami,
bahwa Engkau berhak bertindak demikian?”
Jawab Yesus kepada mereka,
“Rombaklah Bait Allah ini,
dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya:
“Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini,
dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?”
Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah
ialah tubuh-Nya sendiri.
Sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati,
barulah teringat oleh murid-murid-Nya
bahwa hal itu telah dikatakan-Nya.
Maka percayalah mereka akan Kitab Suci
dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Demikianlah Injil Tuhan.

Kenapa Michael Jackson tidak membuat tur untuk album Invicible? (Artikel Hiburan) Why Michael Jackson did not make Invicible Tour?

Pertama tama, album Invicible dibuat pada tahun 2001. Keadaan kesehatan Michael sudah mulai menurun sejak ia menjalankan konser untuk album HIStory. Ketika ia menjalankan HIStory World Tour, kesehatannya menurun. Bahkan di beberapa negara ia menahan sakit dan tetap menjalankan turnya.

Namun, Michael Jackson sudah tidak mampu lagi menjalankan tur untuk album Invicible karena kesehatannya turun drastis. Kita bisa lihat ketika ia membuat acara tanda tangan album Invicible, ia sudah lesu sekali, tampak ia lelah sekali.

Dan betul sekali bahwa Invicible merupakan album terakhirnya Michael Jackson. Pada tahun 2009, ia membuat konser This Is It, namun turnya ditunda karena Michael Jackson mengalami serangan jantung dan meninggal dunia tepat sebulan sebelum tur This Is It. Di album This Is It hanya ada satu lagu tambahan yaitu This Is It dan beberapa bonus demo track. Yang selebihnya adalah lagu dari album sebelumnya dengan versi remastered.

Pada tahun 2014, MJJ Estate (Tim Michael Jackson) meluncurkan album XSCAPE yang merupakan lagu yang tidak dirilis sebelumnya. Pada tahun 2010, MJJ Estate juga meriliskan album Michael dengan lagu yang belum dirilis sebelumnya. Saya pribadi lebih suka XSCAPE.

Intinya, menurut saya, Invicible Tour tidak dilaksanakan karena kesehatan Michael Jackson sudah menurun sangat drastis. Ia tidak mau tur konser membuatnya terbunuh. Ini hanya menurut saya.

Setiap konten hiburan (refreshing) akan membahas seputar Michael Jackson.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai